Minggu, 24 Maret 2019

SISTEM BERKAS | Pertemuan 18 Maret 2019

Pada pertemuan 18 Maret 2019, sesuai kesepakatan akan dilaksanakan presentasi kelompok. Dimana pada 18 Maret 2019 kelompok yang maju untuk presentasi adalah kelompok RAM dan SmartCard.

RAM

Pengertian RAM

Pengertian RAM (Random Access Memory) adalah suatu hardware di dalam komputer yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data sementara (memori) dan berbagai instruksi program.

Isi RAM dapat diakses secara acak atau tidak tergantung pengaturan tata letaknya. Data di dalam RAM dapat hilang ketika komputer dinon-aktifkan atau daya listrik kepower supply dicabut dari perangkat.
Kapasitas RAM di dalam suatu komputer berpengaruh pada tingkat kecepatan proses data atau loading di komputer tersebut. Sehingga proses penyimpanan data, membuka data, dan menjalankan program, akan semakin cepat sesuai besarnya RAM komputer tersebut.

Fungsi RAM

Seperti yang disebutkan pada pengertian RAM di atas, fungsi RAM secara umum adalah untuk membaca dan menyimpan data. Berikut penjelasannya:

1. Membaca Data

Semua data dan informasi yang disimpan di dalam harddisk dapat dibuka dengan lebih cepat karena peran dari RAm komputer.
Coba bandingkan kecepatan loading membuka file atau program saat pertamakali diakses dengan saat file  atau program tersebut telah dibuka sebelumnya. Saat program atau file dibuka, maka data dibaca dan disimpan dalam RAM sementara sehingga akan lebih cepat dibuka kembali ketika komputer belum di-shutdown.

2. Penyimpanan Sementara

RAM juga dapat berfungsi sebagai tempat penyimpanan data sementara saat program di dalam komputer sedang dijalankan. Jadi, ketika kita mengerjakan sesuatu, misalnya membuat makalah, maka komputer akan menyimpan data sementara.
Namun, data tersebut harus disimpan secara permanen untuk mencegah terjadinya kerusakan atau kehilangan karena hal-hal tak terduga. Misalnya listrik padam atau lonjakan arus listrik yang tidak stabil.

Jenis-Jenis RAM

Berikut ini adalah beberapa jenis RAM:

1. Dynamic RAM (D RAM)

Dynamic RAM adalah jenis RAM yang disegarkan (refresh) oleh CPU (Central Processing Unit) secara berkala agar data yang ada di dalamnya tidak hilang.

2. SD RAM

SDRAM (Sychronous Dynamic Random Access Memor) adalah RAM lanjutan dari DRAM namun telah mengalami sinkronisasi oleh clock sistem. Umumnya SDRAM lebih cepat dibandingkan DRAM.

3. DDR RAM

DDR RAM (Double Rate Random Access Memory) atau sering disebut dengan DDR saja, yaitu jenis RAM dengan teknologi lanjutdan dari SD RAM. DDR RAM juga memiliki generasi terbaru, yaitu DDR2 dan DDR3 dan kemunkinan akan terus berlanjut.

4. RDR RAM

RDR RAM (Rambus Dynamic Access Memory) adalah jenis RAM yang proses kerjanya lebih cepat dan umumnya lebih mahal dari SD RAM. Jenis SD RAM digunakan pada perangkat komputer yang menggunakan Pentium 4.

5. S RAM

S RAM (Static Random Access Memory) adalah jenis RAM yang dapat menyimpan data di dalamnya tanpa harus ada penyegaran/ refresh dari CPU. Jenis RAM ini proses kerjanya lebih cepat dari D RAM dan SD RAM.

6. EDO RAM

EDO RAM (Extended Data Out Random Access Memory) adalah jenis RAM yang digunakan pada perangkat dengan OS Pentium. Jenis memori ini dapat melakukan proses penyimpanan dan mengambil data dalam waktu bersamaan.
SMARTCARD
  • Pengertian Smart Card
Smart Card secara bahasa berarti kartu pintar yang memiliki mikroprosesor yang dapat melakukan perhitungan, fungsi logika dan sebagainya seperti layaknya prosesor pada komputer / laptop. Sebagai alat penyimpan data, kartu ini menyimpan nama pemiliknya. Semakin dikembangkan kemudian muncul berbagai tambahan seperti nama pemilik yang diembos (timbul), tanda tangan pemilik yang tujuannya adalah menghindari pemalsuan kartu. Semakin lama, hal ini kurang efektif untuk menjaga keamanan kartu. Selain itu, perkembangan teknologi membutuhkan kartu agar dapat dibaca dan diproses menggunakan komputer. Perkembangan pertama yang cukup revolusioner adalah magnetic stripe pada bagian belakang kartu. Magnetic stripe dapat menyimpan data seperti nama pemilik, nomor kartu dan lain halnya sehingga komputer dapat melakukan pemrosesan data pada smart card.
Walaupun inovasi magnetic stripe cukup revolusioner, tapi tetap saja teknologi ini dapat dikelabui oleh oknum yang tidak bertanggung jawab Hingga akhirnya, inovasi yang dirasa cukup kuat untuk menjaga keamanan kartu muncul. Inovasi tersebut adalah menggunakan mikroprosesor beserta RAM – ROM dan Flash. Mikroprosesor dapat ‘berpikir’ dan melakukan analisis serta perhitungan. Ia dapat menolak atau menerima perintah yang diberikan kepadanya sehingga penyalahgunaan kartu dapat dihindari. Itulah mengapa smart card menggunakan mikroprosesor.
  • Tipe-Tipe Smart Card
Secara komersial, industri membuat smart card dalam beberapa tipe, yaitu:
  1. Memory cardSmart card tipe ini tidak mempunyai processor atau sistem keamanan yang canggih melainkan hanya perlindungan fisik (karena smart card bersifat tamper proof). Smart card ini merupakan tipe pertama yang dikenal orang dan digunakan pertama kali untuk kartu telepon. Tipe kartu ini meyimpan data yang telah di-preload oleh manufakturnya, kemudian mesin pembaca akan mengurangi isi variabel yang disimpannya
  2. Memory protected card Smart card tipe ini mempunyai sistem keamanan yang lebih canggih daripada memory cards, misalnya mekanisme password untuk mengakses smart card.
  3. Microprocessor card Smart card tipe ini mempunyai processorsehingga dapat melakukan komputasi walaupun terbatas. Keterbatasaannya ada pada ukuran ROM yang dimiliki dan fungsi aritmatika yang masih sederhana. Kemampuannya antara lain mengorganisasikan berkas (file) yang dilindungi dengan password.
  4. Java card Smart card ini dilengkapi dengan Java Virtual Machinesedemikian hingga dapat dimasukkan berbagai program ke dalamnya.
  5. Public key cardsSmart card ini mendukung public key cryptography(kriptografi asimetris) sehingga proses enkripsi/dekripsi dapat dilakukan secara internal dan dapat menyimpan ke

  • Jenis Memori pada Smart Card
Secara umum ada 3 jenis memori yang digunakan, yaitu:
  1. ROM (Read Only Memory), berfungsi untuk menyimpan program utama dan sifatnya permanen.
  2. RAM (Random Access Memory), berfungsi untuk menyimpan data sementara ketika proses sedang berjalan atau hasil penghitungan selama mengeksekusi perintah. Data yang disimpan di dalamnya akan hilang begitu kartu dicabut (power hilang).
  3. EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory), berfungsi untuk menyimpan program dan data yang sewaktuwaktu bisa diubah. Seperti halnya hard disk pada komputer, jenis memori ini akan tetap menyimpan data meskipun tidak ada power (permanen).

  • Arsitektur Smart Card
Smart card merupakan sebuah mini komputer. Unit-unit pada Smart card tersusun atas input dan ouput, CPU (Central Proccessing Unit),ROM, dan RAM    yang    merupakan       syarat   minimum             suatu komputer.



Selasa, 12 Maret 2019

SISTEM BERKAS | Pertemuan 11 Maret 2019

Pada Pertemuan 11 Maret 2019 kami ditugaskan untuk membuat tugas kelompok yang sudah dibagikan oleh ibunya per kelompok, kami mendapat tugas media penyimpanan sekunder yaitu CD/DVD.

CD adalah sebuah piringan kompak dari jenis piringan optik yang dapat menyimpan data yang cukup besar.
Cara Kerja dari CD adalah informasi direkam secara digital sebagai lubang-lubang mikroskopis pada permukaan yang reflektif. Proses ini dilakukan dengan menggunakan laser yang berintensitas tinggi. Permukaan yang berlubang ini kemudian dilapisi oleh lapisan bening. Informasi dibaca dengan menggunakan laser berintensitas rendah yang menyinari lapisan bening tersebut sementara motor memutar disk.
Kapasitas :


Harga : 
Kisaran Harga CD/DVD adalah Rp.5.000 - Rp.100.000

Reader(pembaca) :
Laptop, Komputer, DVD player, DVD-RW eksternal, Play Station, Xbox

SISTEM BERKAS | Pertemuan 4 Maret 2019

Pembahasan pada pertemuan 4 Maret 2019 adalah Kontrak Perkuliahan dan sedikit materi.

Kontrak Perkuliahannya yaitu 
Absensi : 10%
UTS : 30%
UAS : 30%
Tugas : 30%
Toleransi  Keterlambatan 30 menit

Tugas Pribadi : setiap minggu menulis blog
Tugas Kelompok : membuat satu materi yang didapat yaitu media penyimpanan sekunder

Masalah perizinan jika izin : suratnya ditandatangani oleh orang yang bertanggung jawab dalam kegiatan tersebut lalu disampaikan saat mata kuliah sistem berkas itu juga.
jika sakit : batas pemberian surat yaitu seminggu.

Beberapa materi yang dibahas yaitu

Data adalah sekumpulan fakta yang diperoleh dari beberapa kejadian yang berupa huruf, angka, simbol.
Informasi adalah sekumpulan data yang dapat diakses.

Media Penyimpanan ada 2 yaitu
1. Primer yaitu RAM
2. Sekunder yaitu FD, Disket/Zip disk/floopy disk, Hardisk, MMC, Smartcard, CD/DVD, Magnetic Tape, Cloud storage, Punc card

Rabu, 12 Desember 2018

A. Keamanan Sistem Komputer dalam Bidang Transportasi dengan Algoritma Kriptografi Vigenere Cipher

Hubungan Keamanan Sistem Komputer dengan Algoritma Kriptografi Vigenere Cipher

 
Masalah keamanan data bagi organisasi atau perusahaan merupakan penting pada era informasi. Kerahasiaan data di perusahaan yang bergerak pada produksi, mendapat perhatian dari penulis untuk mengamankan data. Seharusnya data tersebut dapat dirahasiakan, berisi identitas pelanggan, yang didalamnya terdapat harga dan discount yang diberikan untuk pelanggan. Metode algoritma yang digunakan yaitu algoritma vigenere chipper. Keamanan data ini merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam penggunaan computer. Pemilik data tersebut tentunya ingin datanya aman terhadap gangguan dari berbagai tindakan yang tidak di inginkan, baik dari computer pribadi (PC) ataupun jaringan. Dalam kegiatan sehari-hari pelanggan adalah orang-orang yang kegiatannya membeli dan menggunakan suatu produk, baik barang maupun jasa, secara terus-menerus.

 Masalah keamanan komputer merupakan sesuatu yang sangat penting dalam era informasi ini terutama bagi suatu organisasi atau perusahaan. Kerahasiaan data Masalah keamanan komputer merupakan sesuatu yang sangat penting dalam era informasi ini terutama bagi suatu organisasi atau perusahaan. Kerahasiaan data merupakan sesuatu yang penting dalam keamanan data. Data pelanggan menjadi salah satu data yang sangat penting dalam kelangsungan berjalannya perusahaan. Keamanan merupakan bentuk tindakan untuk mempertahankan sesuatu hal dari berbagai macam gangguan dan ancaman. Aspek yang berkaitan dengan suatu keamanan dalam dunia komputer, antara lain: 
- Privacy/Confidentiality yaitu usaha menjaga  - informasi dari orang yang tidak berhak mengakses (menggaransi bahwa data pribadi tetap pribadi). 
- Integrity yaitu usaha untuk menjaga data atau sistem tidak diubah oleh yang tidak berhak. 
- Authentication yaitu usaha atau metoda untuk mengetahui keaslian dari informasi yang dikirim dibuka oleh orang yang benar (asli). 
- Availability berhubungan dengan ketersediaan sistem dan data (informasi) ketika dibutuhkan. Keamanan data ini merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam penggunaan komputer. Pemilik data tersebut tentunya ingin datanya aman terhadap gangguan dari berbagai tindakan yang tidak di inginkan, baik dari komputer pribadi (PC) ataupun jaringan.

 Kode vigènere termasuk kode abjad-majemuk (polyalphabetic substitution cipher). Dipublikasikan oleh diplomat (sekaligus seorang kriptologis) Perancis, Blaise de Vigènere pada abad 16, tahun 1586. Sebenarnya Giovan Batista Belaso telah menggambarkannya untuk pertama kali pada tahun 1533 seperti ditulis di dalam buku La Cifra del Sig. Algoritma ini baru dikenal luas 200 tahun kemudian dan dinamakan kode vigènere. Vigènere merupakan pemicu perang sipil di Amerika dan kode vigènere digunakan oleh Tentara Konfederasi (Confederate Army) pada perang sipil Amerika (American Civil War). Kode vigènere berhasil dipecahkan oleh Babbage dan Kasiski pada pertengahan abad 19. (Ariyus, 2008). Algoritma enkripsi jenis ini sangat dikenal karena mudah dipahami dan diimplementasikan. Teknik untuk menghasilkan ciphertext bisa dilakukan menggunakan substitusi angka maupun bujursangkar vigènere. Teknik susbtitusi vigènere dengan menggunakan angka dilakukan dengan menukarkan huruf dengan angka, hampir sama dengan kode geser. Contoh:
Plaintext: PLAINTEXT 
 Kunci: CIPHER
Dengan metode pertukaran angka dengan huruf di atas, diperoleh bahwa teks asli (PLAINTEXT) memiliki kode angka (15,11, 0, 8, 13, 19, 4, 23, 19), sedangkan kode angka untuk teks kunci (CIPHER) yaitu (2, 8, 15, 7, 4, 17). Setelah dilakukan perhitungan, maka dihasilkan kode angka ciphertext (17, 19, 15, 15, 17, 10, 6, 5, 8). Jika diterjemahkan kembali menjadi huruf sesuai urutan awal, maka menjadi huruf RTPPRKGFI. 
Rumus enkripsi vigenere cipher :

  Pi = (Ci-Ki) mod 26

  atau

  Ci = ( Pi + Ki ) – 26, kalau hasil penjumlahan Pi dan Ki lebih dari 26

Rumus dekripsi vigenere cipher :

  Pi = (Ci-Ki) mod 26

  atau

  Pi = ( Ci – Ki ) + 26, kalau hasil pengurangan Ci dengan Ki minus
  Keterangan:
  Ci = nilai desimal karakter ciphertext ke-i
  Pi = nilai desimal karakter plaintext ke-i
  Ki = nilai desimal karakter kunci ke-i
  Nilai desimal karakter: A=0 B=1 C=2 ... Z=25
 

Sedangkan metode lain untuk melakukan proses enkripsi dengan metode vigènere cipher yaitu menggunakan tabula recta (disebut juga bujursangkar vigènere).
Kolom paling kiri dari bujursangkar menyatakan huruf-huruf kunci, sedangkan baris paling atas menyatakan huruf-huruf plaintext. Setiap baris di dalam bujursangkar menyatakan huruf-huruf ciphertert yang diperoleh dengan Caesar cipher, yang mana jumlah pergeseran huruf plaintext ditentukan nilai numerik huruf kunci tersebut (yaitu, a=0, b=1, c=2, …, z=25). 
Bujursangkar vigènere digunakan untuk memperoleh ciphertert dengan menggunakan kunci yang sudah ditentukan. Jika panjang kunci lebih pendek daripada panjang plaintext, maka kunci diulang penggunaannya (sistem periodik). Bila panjang kunci adalah m, maka periodenya dikatakan m. Sebagai contoh, jika plaintext adalah THIS PLAINTEXT dan kunci adalah sony, maka penggunaan kunci secara periodik sebagai berikut:
Plaintext : THIS PLAINTEXT
Kunci     : sony sonysonys
Untuk mendapatkan ciphertext dari teks dan kunci di atas, untuk huruf plaintext pertama T, ditarik garis vertikal dari huruf T dan ditarik garis mendatar dari huruf s, perpotongannya adalah pada kotak yang berisi huruf L. Dengan cara yang sama, ditarik garis vertikal dari huruf H dan ditarik garis mendatar pada huruf o, perpotongannya adalah pada kotak yang juga berisi berisi huruf V. hasil enkripsi seluruhnya adalah sebagai berikut:
Plaintext             : THIS PLAINTEXT
Kunci                 : sony sonysonys
Ciphertext          : LVVQ HZNGFHRVL
Variasi-variasi vigènere cipher pada dasarnya perbedaannya terletak pada cara membentuk tabel atau cara menghasilkan kuncinya, sedangkan enkripsi dan dekripsi tidak berbeda dengan vigènere cipher standar. Beberapa variasi tersebut sebagai berikut:
1.    Full Vigènere Cipher
Pada varian ini, setiap baris di dalam tabel tidak menyatakan pergeseran huruf, tetapi merupakan permutasi huruf-huruf alfabet.
2.    Auto-Key Vigènere cipher
Idealnya kunci tidak digunakan secara berulang. Pada auto-key vigènere cipher, jika panjang kunci lebih kecil dari panjang plaintext, maka kunci disambung dengan plaintext tersebut. Misalnya, untuk mengenkripsi pesan NEGARA PENGHASIL MINYAK dengan kunci INDO, maka kunci tersebut disambung dengan plaintext semula sehingga panjang kunci menjadi sama dengan panjang plaintext:
Plaintext: NEGARA PENGHASIL MINYAK
Kunci: INDONE GARAPENGH ASILMI
3.    Running-Key Vigènere cipher
Pada varian ini, kunci bukan string pendek yang diulang secara periodik seperti pada vigènere cipher standar, tetapi kunci adalah string yang sangat panjang yang diambil dari teks bermakna (misalnya naskah proklamasi, naskah Pembukaan UUD 1945, terjemahan ayat di dalam kitab suci, dan lain-lain). Misalnya untuk mengenkripsi plaintext NEGARA PENGHASIL MINYAK dapat menggunakan kunci berupa sila ke-2 Pancasila: KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB. Selanjutnya enkripsi dan dekripsi dilakukan seperti biasa. (Munir, 2006)

Berikut flowchartnya :

Study Kasus dalam Bidang Transportasi

Dalam tema yang dibahas kali ini tentang keamanan sistem komputer pada bidang transportasi. Dengam munculnya teknologi sistem diharapkan dapat memudahkan masyarakat untuk melakukan transaksi online untuk mendapatkan transportasi. Kini untuk memesan atau membooking trasportasi bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun. Adapun di Indonesia sudah dibuat sebuah aplikasi di bidang transportasi yaitu Go-jek. Aplikasi ini dilengkapi oleh beberapa fitur pendukung seperti Go-food untuk delivery makanan, Go-box untuk mengantar barang, Go-ride untuk pemesanan kendaraan roda dua dan beberapa fitur lainnya yang dapat mendukung kinerja. Sistem ini sengaja dibuat untuk memudahkan masyarakat Indonesia melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan transportasi. Sistem ini memiliki banyak manfaat namun dibalik segudang manfaat terdapat suatu masalah dalam keamanan sistem komputer. Keseluruhan sistem belum merupakan sistem yang aman untuk mengolah data dari pengguna. Sistem yang dirancang juga belum sepenuhnya efisien dalam database penggunanya.

Merambahnya bisnis ojek berbasis online Go-Jek yang sangat menjanjikan membuat ribuan orang akhirnya memutuskan untuk menggunakan aplikasi ini. Aplikasi Go-Jek merupakan pengembangan sistem yang dapat membantu efisiensi proses pekerjaan dalam bidang transportasi. Namun, terdapat suatu masalah pada keamanan sistem Go-Jek yaitu perusahaan dapat menyimpan seluruh database yang diinputkan user pada saat pemasukan data seperti nama, nomer telfon, dan lainnya. Seorang hacker bisa saja menyalahgunakan data tersebut demi kepentingan pribadi atau keuntungan perusahaan. Penyalahgunaan tersebut bisa dapat menggunakan algoritma kriptografib Vigenere Cipher.

Dalam studi kasus yang dipilih penjelasan dapat disampaikan seperti berikut:
Algoritma ini memerlukan 4 komponen yaitu
  • Plaintext
Merupakan pesan yang dibaca oleh siapapun dalam study kasus. Plaintext yang dimaksud adalah nama pengguna aplikasi Gojek
  • Chipertext
Merupakan pesan acak yang tidak dapat dibaca oleh user tetapi dimengerti oleh admin
  Key
Kunci untuk melakukan teknik komputasi
  Algoritma
Metode melakukan enkripsi dan deskripsi
 

Berikut merupakan kodingan program C++ metode Algortima Vigenere Cipher
#include <iostream>
#include <string>
         using namespace std;
class Vigenere {
public:
string key;
 Vigenere(string key){
           for(int i = 0; i < key.size();++i){
            if (key[i] >= 'A' && key [i] <= 'Z')
             this->key += key [i];
            else if (key[i] >= 'a' && key[i] <= 'z')
             this->key += key [i] + 'A' - 'a';
             }
             }
       string encrypt(string text){
       string out;
       for (int i = 0, j = 0; i < text.length(); ++i){
       char c = text[i];
       if (c >= 'a' && c<= 'z')
       c += 'A' - 'a';
       else if ( c < 'A' || c> 'Z')
     continue;
   out += (c +key[j] -2 * 'A') %26 +'A';
     j = (j +1) % key.length();
    }
  return out;
 }
 string decrypt(string text)
 {
  string out;
 
  for (int i = 0, j = 0; i < text.length(); ++i)
   {
   char c = text[i];
  
  if (c >= 'a' && c<= 'z')
   c += 'A' - 'a';
  else if ( c < 'A' || c> 'Z')
   continue;
  
  out += (c - key[j] +26 ) %26 +'A';
  j = (j +1) % key.length();
  }
 
  return out;
 }
};
int main(){
string a,b;
cout<<"Masukkan Plaintext : ";
cin>>a;
cout<<"Masukkan Key : ";
cin>>b;
 string original=a;
 Vigenere chiper=b;

 string encrypted = chiper.encrypt(original);
 string decrypted = chiper.decrypt(encrypted);
 cout<<endl;
 cout<<"encrypted :"<<encrypted<<endl;
 cout<<"decrypted :"<<decrypted<<endl;
}
Hasil Output Program :

B. Analisa Algoritma

Sistem informasi akademik merupakan salah satu kebutuhan wajib dan penting yang harus dipenuhi perguruan tinggi. Kemampuan menyediakan dan mengakses informasi secara cepat dan akurat menjadi yang diinginkan bagi perguruan tinggi. Sangat pentingnya informasi tersebut, menyebabkan seringkali informasi yang diinginkan hanya boleh diakses orang-orang tertentu yang memilki wewenang. Jatuhnya informasi kepada pihak lain menimbulkan kerugian baik pihak perguruan tinggi.

Keamanan sistem (Security System) informasi merupakan hal yang sangat penting dalam mengelola sistem informasi, tujuannya adalah untuk mencegah ancaman terhadap sistem serta mendeteksi dan memperbaiki segala kerusakan sistem. Namun,  masih banyak kampus atau instansi tidak terlalu memperhatikan masalah keamanan

Security System atau keamanan sistem informasi merupakan hal yang sangat penting dalam mengelola sistem informasi, tujuannya adalah untuk mencegah ancaman terhadap sistem serta mendeteksi dan memperbaiki segala kerusakan sistem. Namun, masih banyak kampus atau instansi tidak terlalu memperhatikan masalah keamanan ini.
Semisal: Data akademik yang merupakan data yang sangat penting di dalam perguruan tinggi. Dengan data tersebut akan melancarkan berbagai urusan baik mahasiswa, dosen dan pegawai kampus. Jika dirusak oleh orang yang tidak bertanggung jawab, kampus akan kewalahan dalam memulihkan data tersebut. Bisa jadi data itu akan hilang selamanya tidak bisa diperbaiki kembali. 

Algoritma Beaufort Cipher merupakan varian dari algoritma Vignere Cipher                 Algoritma ini ditemukan oleh Laksamana Sir Francis Beaufort,
Royal Navy, yang juga merupakan pencipta skala Beaufort yaitu instrumen ahli meterorologi yang digunakan untuk menunjukkan kecepatan angin. Beaufort Cipher
termasuk algoritma kriptografi klasik kunci simetris Mollin, 2007. Proses enkripsi dan dekripsi pada algoritma Beaufort Cipher menggunakan
sebuah tabel yang disebut dengan tabel Beaufort Tassel, 1969

 Algoritma Vigenere Cipher dan Beaufort Cipher hanya menggunakan Alfabet untuk penjabaran dan penyelesaian algoritmanya. Sedangkan untuk angka atau numerik tidak dapat diselesaikan.
Kedua algoritma ini dapat dibedakan menjadi 3 yaitu : 
Viginère cipher membandingkan baris + kolom = isi tabel
Beaufort cipher membandingkan kolom+ isi tabel = baris
Vigenere cipher memakai rumus sedangkan beaufort cipher hanya melihat tabel\
memakai key yang berbeda.

sedangkan persamaan kedua algoritma ini adalah :
1. Memakai tabel
2. Hanya mengoperasikan alfabet
3. Keamanan cukup lemah

C. Kesimpulan
Pada dasarnya algoritma kriptografi Vigenere Cipher dengan Algoritma Kriptografi Beaufort Cipher memiliki persamaan yaitu pengoperasiannya hanya alfabet, memakai tabel, namun kedua algoritma ini bisa dibilang cukup mudah ditebak karna hanya mengoperasikan beberapa huruf. Namun kedua algoritma ini cukup mudah untuk dipahami oleh pemula.


Link Anggota Kelompok 5 :
https://adelinamarchelia.blogspot.com/
krisyuananjel.blogspot.com
https://nimadeayuastitiwiwekawati-stt-pln.blogspot.com/
wahyuunggul08.wordpress.com
naufal1731.blogspot.com

Link Anggota Kelompok 4 :
http://ksk-algoritma-201731230.blogspot.com/?m=1
https://kskbidangpendidikan.blogspot.com/2018/12/keamanan-sistem-komputer-dalam.html
Https://ksk201731174.blogspot.com/2018/12/nama-saya-nadya-azzahra-nim-201731174.html?m=0
Sumber :
Wikipedia
Artike Implementaasi Vigenere Chiper


Jumat, 03 Agustus 2018

KEGELISAHAN HATI - PUISI

KAMU
Karya : Ni Made Ayu Astiti Wiwekawati

Kamu . . .

Yang tiba-tiba perhaian

Mengantar dan menjemputku

Saling bercanda walau itu dalam khayalan

Mencari kesempatan untuk duduk disampingku

Namun aku tak percaya kau benar menyukaiku

Karna perjuanganmu untuk berkorban tak seberapa

Mungkin itu hanya main main belaka